JAMU UNTUK ENDOMETRITIS

INDIKASI: Gejala endometritis berupa: demam, nyeri
setempat dan keluarnya cairan berbau.
Resep # 104
BAHAN-BAHAN:
Daun Buntut Tikus (Mousetail leaves-Haliotropicum indicum - folia) – 10 lembar
Daun Tapak Liman (Prickly-leaved elephant’s foot-Elephantopus scaber) – 9 lembar
Daun Sumbang Colok – 14 lembar
Daun Sambiloto (Green chiretta leaves-Andrographis paniculata) – 50 lembar
Kayu Rapat (Stretch shrub-Parameria laevigata) – ½ jari
Gula Enau (Palm sugar) – 3 jari
Daun Tapak Liman (Prickly-leaved elephant’s foot-Elephantopus scaber) – 9 lembar
Daun Sumbang Colok – 14 lembar
Daun Sambiloto (Green chiretta leaves-Andrographis paniculata) – 50 lembar
Kayu Rapat (Stretch shrub-Parameria laevigata) – ½ jari
Gula Enau (Palm sugar) – 3 jari
CARA MERAMU DAN DOSIS:
Jamu minum:
Cuci bersih semua bahan dan rebus dengan 3 gelas air minum dan biarkan mendidih
sampai tertinggal 1 gelas. Dinginkan dan saring. Minum ½ gelas 3 kali sehari.
Resep # 105
BAHAN-BAHAN:
daun Simbar Menjangan (Platycerium bifurcatum –
leaves) – 3 lembar
Garam – 1 sendok teh
Air minum/bersih – 2 liter
Garam – 1 sendok teh
Air minum/bersih – 2 liter
CARA MERAMU DAN DOSIS:
Vaginal
wash: cuci bersih
dan giling halus dedaunan. Tambahkan garamnya ditambah lagi dengan 4 sendok
makan air panas. Peraslah ramuan, tambahkan air dan aduk sampai homogen, saring
ramuan dan gunakan sebagai pencuci vagina (vaginal wash)
CATATAN: Terapi kausal harus menyertai pengobatan
herbal simptomatik ini. Endometritis akut harus diobati dengan antibiotik.
Dalah kasus-kasus yang parah diperlukan tindakan kuret (curettage) dan
histerektomi (pengangkatan rahim) yang ditentukan oleh dokter ahli kebidanan.
Endometritis senile dapat terjadi pada wanita usia lanmjut setelah menopause,
dan biasanya disarankan untuk diambil tindakan kuret, terutama bila dicurigai
adanya keganasan atau kanker.
No comments:
Post a Comment