JAMU UNTUK DIABETES MELLITUS
PATO-FISIOLOGI:
Diabetes merupakan kelainan metabolisme atau penyakit dimana kadar gula darah melampaui
batas-batas normal. Ini terjadi karena ketidak-mampuan tubuh untuk merubah
glukosa menjadi enerji yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh.
Pada diabetes, kelenjar pankreas gagal memproduksi cukup hormon
insulin dan juga karena sel-sel pada otot, hati dan lemak tidak bisa
memanfaatkan insulin secara efektif, atau karena kedua sebab itu. Akibatnya,
kadar glukosa dalam darah meningkat, padahal sel-sel tubuh sangat membutuhkan
enerji. Kondisi di mana kadar gula darah
meninggi secara berkelanjutan, yang disebut hiperglikemia, dapat merusak saraf
dan saluran darah, yang lebih lanjut menyebabkan komplikasi yang serius pada
bermacam organ tubuh seperti penyakit jantung dan stroke, penyakit ginjal,
kebutaan, gangguan saraf, infeksi gusi dan amputasi bagian tubuh.
INDIKASI: Gejala umum
diabetes: sering merasa haus, sering minum (polidipsia), meningkatnya rasa
lapar (terutama sehabis makan), sering makan (polifagia), mulut kering, sering
buang air kecil (poliuria), menurunnya berat badan tanpa sebab yang jelas, rasa
lelah dan lemah, kaburnya penglihatan, sakit kepala, dan hilangnya kesadaran
(jarang)
Gejala lain: luka yang lama sembuhnya, gatal-gatal kulit (biasanya
sekitar vagina dan daerah pangkal paha), infeksi jamur yang berulang,
penambahan berat badan dalam waktu singkat (pada tipe 2), warna kulit yang
menghitam dan kasar pada leher, ketiak dan pangkal paha (disebut Acanthosis
nigricans); rasa kebas dan kesemutan pada tangan dan kaki; menurunnya
penglihatan; impotensia
Resep # 110
BAHAN-BAHAN:
Daun Sambiloto (Green chiretta leaves - Andrographis paniculata) – ½ genggam
Daun Kumis Kucing (Cat’s whisker - Orthosiphon spicatus, folia) ½ genggam Bratawali (Tinospora crispa) – ¾ genggam keratan kecil
CARA MERAMU DAN DOSIS:
Cuci bersih semua bahan, rebus dalam 3 gelas air minum selama
sekitar 30 menit. Dinginkan dan saring. Dosis: minum 1 gelas 2 kali sehari.
Resep # 111
BAHAN-BAHAN:
Daun Iler (Mayana leaves-Coleus scutellarioides, folia) – ¼ gengam
Daun Meniran (Child pick-a-pack leaves- Phyllanthus
niruri-folia) – ¼ gengam
Daun Sembung (Ngai camphora leaves-Blumea balsamifera-folia) – ¼ gengam
Daun Kumis Kucing (Cat’s whisker-Orthosiphon spicatus-folia) – ¼ gengam
Daun Pegagan (Indian pennywort/Gotu kola-Centella asiatica-folia) – ¼ gengam
Bubuk Adas (Ground fennel-Foeniculum vulgare) – ¾ sendok teh
Batang Pulosari (Pulasari tree-Alyxia stellata) – ¾ jari
CARA MERAMU DAN DOSIS:
Jamu minum: Cuci bersia semua
bahan dan rebus dalam 3 gelas air minum. Biarkan mendidih sampai tertinggal
1½ gelas. Dinginkan lalu saring. Dosis:
minum ¾ gelas 2 kali sehari.
Resep # 112
BAHAN-BAHAN:
Daun Meniran (Child pick-a-pack leaves-Phyllanthus niruri-folia) – ½ genggam
Daun Sembung (Ngai camphora leaves-Blumea balsamifera-folia) – 1 genggam
Daun Iler (Mayana leaves-Coleus
scutellarioides, folia) – 1 genggam
Biji Adas (Fennel-Foeniculum vulgare) – 2 genggam biji
Daun Murbei (Mulberry leaves-Morus
alba, folia) – ½ genggam
CARA MERAMU DAN DOSIS:
Jamu minum: cuci bersih dan potong kecil semua
bahan. Rebus semua bahan dengan 2 gelas air minum selama sekitar 15 menit dalam
panci tertutup. Dinginkan dan saring. Dosis: minum ¾ gelas 2 kali sehari.
CATATAN:
Jamu terpopular dan
terbukti keampuhannya di Indonesia dikenal dengan nama PODOSALAMATEE, yang
merupakan ramuan sempurna dari Sambiloto (Andrographis
paniculata), Petai Cina (Leucaenia
glauca) dan Pulai (Alstonia
scolaris)